}

Sekolah Online Diperpanjang Hingga Tahun 2021, Berikut Keuntungan dan Kerugiannya.

 
Keuntungan dan Kerugian Sekolah Online

PelajarIT.com – Sebagai seorang pelajar, menjalani sistem pengajaran secara online menjadi pro dan kontra terhadap para siswa/i di setiap sekolah, baik itu tingkat sekolah dasar, menengah, hingga tingkat atas. Kurang efektifnya pembelajaran pun menjadi salah satu alasan kenapa cukup banyak orang yang kontra terhadapnya.

Namun di sisi lain, terdapat pihak yang pro untuk diadakan nya sekolah daring atau online untuk menjaga anaknya dan anggota keluarganya dari penyebaran virus yang tiada hentinya sampai saat ini.

Masyarakat Indonesia dihadapkan oleh dua keberpihakan, antara memilih kesehatan dan pendiddikan layak. 

Sudah sewajarnya sebagai rakyat Indonesia kita berpikir jernih untuk mencari tahu akar permasalahan dari ini semua, apa yang sedang terjadi di Negara hingga dunia saat ini. Karena semua sektor sangat terimbas akibat satu virus saja. 

Pada artikel ini, kami hanya ingin mewakili suara para pelajar terkait pro dan kontra atau keuntungan dan kerugian selama terjadinya sekolah online. 

Berikut Keuntungan Pelajar Saat Sekolah Online

Pandemi ini pastinya memiliki keuntungan tersendiri bagi pelaku dan korban pendidikan di Indonesia khususnya, karena setiap kejadian pasti ada saja hikmahnya, antara lain sebagai berikut.

  1. Para orang tua siswa/i dapat memantau langsung anak-anaknya pada saat melamgsungkan sekolah online, secara tidak langsung para orang tua mengetahui beban sekolah saat ini mulai dari tugas sekolah hingga materi pembelajaran yang diberikan.
  2. Para siswa/i akan lebih fleksibel dalam menjalankan sekolah online, karena mereka tidak harus dituntut untuk berpakaian rapi saat sekolah berlangsung. Terlebih menurut edaran terbaru mengenai sekolah daring, dinas pendidikan daerah meminta agar para tenaga pendidik (guru) menyiapkan materi pembelajaran untuk rentang waktu 2-4 minggu kedepan agar para siswa/i bisa mendapatkan materi dan dilakukan pembelajaran mandiri.
  3. Bagi seorang pelajar, mereka secara tidak langsung bisa melakukan saving money ekstra atau lebih menghemat ongkos pengeluaran bulanan dari bensin, makan, dan lain-lain. Karena seluruh kegiatan pembelajaran dilakukan dari rumah saja.
  4. Bagi para siswa/i dan guru juga akan lebih terjangkau dalam urusan makanan dan minuman, pada saat mereka lelah dalam proses pembelajaran. Mereka bisa langsung pergi ke dapur untuk mendapatkan camilan atau minuman segar.

Berikut Kerugian Pelajar Saat Sekolah Online

  1. Pada poin pertama pasti kurangnya interaksi terhadap sesama teman, sehingga proses pembelajaran akan terasa sangat sepi dan bosan. Terlebih tidak adanya teman yang bisa diajak langsung untuk berdiskusi terkait soal-soal pembelajaran. Semua siswa/i harus terbiasa mandiri untuk saat ini dan mampu mengatasi permasalahan sekolah sendiri.
  2. Besarnya kuota internet yang harus disediakan untuk proses pembelajaran mungkin menempati posisi kedua, hal tersebut secara terang-terangan terjadi saat Pemerintah memberikan kuota gratia untuk penggunaan aplikasi tertentu. Namun menurut hemat kami, hal tersebut tidak membantu banyak karena kuota tersebut dibatasi, sedangkan para siswa/i harus mencari sumber referensi dari google dan website lain untuk menemukan permasalahan dari soal yang diberikan.
  3. Jaringan sinyal internet yang masih belum merata di Indonesia juga menjadi persoalan tersendiri, bagi mereka yang tinggal di daerah perkotaan mungkin sangat beruntung karena bisa memanfaatkan privilage atau satu langkah di depan ketimbang mereka yang berada di pedesaan. Akibatnya proses sekolah online pun sangat terganggu diakibatkan masalah tersebut.
  4. Tidak seluruh siswa/i mempunyai gadget untuk melakukan sekolah online, akibatnya banyak dari orang tua pelajar memaksakan diri untuk mengeluarkan biaya ekstra demi anaknya bersekolah. Padahal di masa seperti ini, penghematan sangat perlu dilakukan demi keberlangsungan hidup dan bertahannya hidup jangka panjang. 

Penutup

Pada dasarnya, banyak sekali permasalahan yang muncul akibat satu virus ini. Akibatnya sektor pendidikan pun menjadi korbannya, padahal pendidikan itu sangat penting bagi anak muda bangsa, karena merekalah yang akan menjadi kayu estafet kepemimpinan Negara ini, bagaimana jalannya Negara ini tergantung dari generasi muda suatu Bangsa tersebut.

Saat gemerasi muda suatu Bangsa tersebut mengalami penurunan, maka ketahanan satu Bangsa akan menjadi taruhannya. 

Mengutip dari ucapan sang proklamator, bahwa “beri saya 10 pemuda maka akan saya guncang dunia”. 

Semoga kita semua selalu dijaga kesehatannya agar bisa terus bertahan di tahun 2021. Jangan lupa untuk selalu memberikan kontribusi terbaik untuk Negara yang lagi sakit ini, jangan lelah untuk mencintai Indonesia. 

You May Also Like

About the Author: pelajaritgosultan

Leave a Reply

Your email address will not be published.