}

Bisnis Tambak Lele Dengan Membuat Kolam Dari Terpal

bisnis tembak lele
Bisnis tambak lele

PelajarIT.com – Bisnis tambak lele dengan membuat kolam dari terpal merupakan salah satu bentuk usaha yang sangat menjanjikan, terlebih bila melihat pasar demand lele. Usaha ini sangat cocok dijalankan oleh semua kalangan dan wajib mengetahui terkait perawatan lele terlebih dahulu.

Jika berbicara lele, sudah pasti tidak jauh dari bahasan wisata kuliner. Ikan yang kaya protein ini sudah menjadi favorit dari semua kalangan, baik masyarakat kelas bawah hingga atas. Harus kita akui, jika kita membeli satu porsi pecel lele harganya sangat terjangkau, tidak menyebabkan kantong jebol. Oleh karena itu, budidaya ikan lele merupakan satu prospek yang sangat menjanjikan jika kalian berani untuk menjalankannya.

Pada artikel ini, kami sebagai mahasiswa ingin memberikan bagaimana cara membuat kolam lele dari bahan terpal. Cara ini banyak sekali diterapkan oleh banyak orang dikarenakan cost yang dikeluarkan juga tidak banyak, dan bisa dikategorikan sebagai kolam portable.

Jenis kolam terpal juga tidak membutuhkan ruang yang cukup luas, dan tidak perlu membuat satu kolam yang permanen pastinya. Dengan demikian, kami akan memberikan bagaimana cara membuat kolam tersebut dengan sangat sederhana dan dapat kalian terapkan langsung di rumah.

Mempersiapkan Alat dan Bahan

Pemeran utama dalam pembuatan kolam lele dari bahan terpal ini sudah pasti adalah terpal itu sendiri, jadi yang kalian butuhkan adalah.

1. Terpal satu set sudah sangat cukup, pastikan kalian membeli yang baru ya untuk menjaga kualitas terpal yang tidak diketahui apakah terjadi kebocoran atau tidak.

2. Siapkan kawat tipis untuk pengunci terpal sebagai wadah ke besi besi penyangga atau pondasi. Jika tidak ada kawat, kalian juga bisa menggunakan kabel tis untuk mengikat terpal dan besi.

3. Besi sebagai rangka untuk membuat kolam terpal itu sendiri. Buat ukuran sesuai kebutuhan kalian masing masing, dan sesuaikan dengan kondisi real lahan kosong yang kalian miliki.

4. Sediakan mesin gerinda dan las untuk memotong dan menyambung lonjoran besi agar terbentuk kerangka kolam yang diinginkan.

Jika kita sudah menyiapkan seluruh peralatan dan bahan yang diperlukan, tahap selanjutnya adalah proses instalasi kolam terpal. Dari bahan bahan dan barang yang dibutuhkan, pastinya kalian sudah bisa membayangkan bentuk kolam seperti apa yang akan kalian buat.

Tidak ada satu keharusan bagi kalian untuk membuat kolam terpal persegi panjang atau lingkaran, pada dasarnya itu sama saja. Yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kolam terpal adalah ruang yang tersedia.

Proses Pembuatan Kolam

Sebagai contoh, siapkan rangkaian besi dengan dimensi 2×2 meter. Untuk membuat kerangka besi mungkin tidak kami jelaskan secara detail, karena pada tahap ini dibutuhkan skill masing masing dalam memotong dan mengelas besi sehingga membentuk rangka besi yang diinginkan.

Setelah rangka kolam besi jadi, kemudian kalian menempatkan terpal di dalam rangka besi yang telah dibuat. Untuk merekatkan terpal dengan rangka kolam besi tersebut, gunakan kawat tipis yang mudah dililit atau gunakan kabel tis jika memiliki modal yang cukup banyak.

Selanjutnya tahap terakhir adalah, lakukan pengisian air di dalam kolam terpal yang sudah dibuat. Pastikan tidak ada kebocoran yang terjadi di dalam kolam terpal tersebut. Tetapi berdasarkan pengalaman, terpal termasuk bahan yang cukup tebal dan tahan lama di dalam media air.

Setelah selesai semua, kalian bisa langsung menaburkan benih untuk mulai menjadi petani lele. Sebagai info, lele yang baru dipanen terus digoreng langsung, mitosnya daging lele akan terasa lebih manis.

You May Also Like

About the Author: pelajaritgosultan

Leave a Reply

Your email address will not be published.