Skip to main content

Benarkah Dunia Akan Terancam Kehabisan Alamat IP?


Dunia Akan Terancam Kehabisan Alamat IP

Baru-baru ini Admin menemukan sebuah pertanyaan dari seseorang di Google Question Hub yang rasanya sangat menarik untuk dibahas.

Pertanyaannya kurang lebih seperti ini : 

"Apakah Dunia Akan Terancam Kehabisan Ketersediaan Alamat IP?"

Admin sebagai lulusan TKJ, ternyata tidak pernah berfikir seperti itu. Tidak pernah terlintas dipikiran apa yang akan terjadi jika dunia akan kehabisan alamat IP. 

Rasa ketertarikan dan rasa penasaran ini memnyebabkan Admin mencari-cari informasi akurat tentang hal ini, sehingga bisa menemukan jawaban yang pasti. 

Namun sebelum membahasnya, alangkah baiknya kamu pahami dulu mengenai Alamat IP yang akrab disebut dengan IP Address.

Jika dikutip dari Wikipedia, 

"Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet."

Secara sederhana, IP address itu dapat diartikan sebagai kumpulan angka-angka unik yang ada di dalam komputer. 

Angka-angka ini berfungsi untuk menghubungkan antara komputer yang satu dengan yang lainnya.  

Jadi bagian yang paling penting dalam Internet saat ini adalah si IP Address ini, kamu bisa bayangkan sendiri bagaimana jadinya jika dunia benar-benar kehabisan alamat IP. 


Dunia Akan Terancam Kehabisan Alamat IP
hemmm... 


Saat ini alamat IP dibagi menjadi dua, yakni IP address versi 4 (IPv4) dan IP address versi 6 (IPv6). 

IPv4 adalah jenis IP address yang panjang totalnya adalah 32 bit, dan secara teoritis dapat menampung sekitar 4.294.967.296 komputer host diseluruh dunia. 

Contoh Pengalamatannya adalah : 192.168.0.1 

Sedangkan IPv6 adalah jenis IP address yang panjang totalnya adalah 128 bit, dan secara teoritis dapat menampung sekitar 2128=3,4 x 1038  host komputer di seluruh dunia.

Silahkan kamu hitung sendiri berapa jumlah pastinya, yang pasti IPv6 ini dibuat untuk melengkapi IPv4 karena IPv4 telah habis digunakan. 

Contoh penulisan IPv6 adalah : 21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a.


Jika dilihat dari format penulisan di atas, IPv6 ternyata menggunakan gabungan angka desimal dan hexadesimal.

Terdapat delapan oktet yang dipisahkan menggunakan tanda titik dua " : " sebagai pemisah antara oktet satu dengan oktet yang lain. 

Kamu telah mengetahui tentang jenis IP Address dan jumlah hostnya masing-masing, lalu bagaimana jika dunia akan terancam kehabisan alamat IP?

Sebelum menjawab, coba kita tela'ah terlebih dahulu fakta tentang jumlah populasi manusia di dunia saat ini. 

Dunia Akan Terancam Kehabisan Alamat IP
Populasi dunia 

Jika dilihat dari statistik di atas, tahun 2018 kemarin populasi manusia di dunia menyentuh angka 7,594 miliar jiwa. 

Sehingga jika dipikir-pikir, alamat IPv4 yang memiliki jumlah tampungan host 4.294.967.296 berarti telah dipergunakan habis.

Oleh karena itulah saat ini sudah ditemukan IPv6 yang mampu menampung 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia.

Oleh karena itu, kamu tidak usah khawatir lagi akan terancam kehabisan alamat IP. 

Toh jika alamat IPv6 habis nanti, pasti akan ada orang-orang hebat di luar sana yang akan menciptakan alamat IP versi lainnya nanti.

Jadi sekali lagi, kamu tidak usah khawatir... Kamu masih bisa menikmati internet sampai dunia ini kiamat nanti. 

Sekian dulu untuk artikel mengenai Benarkah Dunia Akan Terancam Kehabisan Alamat IP?.

Jangan lupa share artikel ini jika kamu merasa artikel ini bermanfaat dan layak untuk dibagikan, Terimakasih. 

Stay tune di PelajarIT, tiap hari akan ada artikel menarik yang mungkin dapat memperluas pengetahuan kamu tentan dunia IT. 


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar