Skip to main content

Mengapa Topologi Sangat Penting dalam Sebuah Jaringan?


Mengapa Topologi Sangat Penting dalam Sebuah Jaringan

Mengapa Topologi Sangat Penting dalam Sebuah Jaringan? - Berbicara mengenai jaringan komputer, pasti tidak akan lepas dari yang namanya topologi.

Pengetahuan mengenai topologi merupakan hal dasar yang sangat penting dalam menjadi seorang network engineer yang handal.

Saya ingat betul, saya mempelajari topologi ini saat masih duduk di bangku SMK sekitar 2 tahun yang lalu.

Kebetulan saat SMK saya mengambil jurusan TKJ (Tehnik Komputer dan Jaringan), jadi wajib belajar yang namanya topologi.

Lalu, apasih topologi itu? 

Topologi adalah metode atau skema yang digunakan dalam menghubungkan beberapa buah komputer dalam sebuah jaringan berkabel ataupun jaringan nirkabel.

Apa fungsinya?

Fungsi dari topologi ini adalah untuk mengetahui bagaimana caranya setiap komputer host akan terhubung dan dapat berkomunikasi satu sama lain.

Topologi ini jika diibaratkan sama halnya dengan seorang arsitek yang mendesain terlebih dahulu atau memberikan gambaran detail sebuah bangunan sebelum nantinya akan dibangun.

Dalam mendesain sebuah topologi jaringan, ada beberapa aplikasi yang biasa digunakan. Di antaranya adalah Cisco Packet Tracert.

Cisco Packet Tracert dapat memberikan gambaran nyata dalam bentuk software dari setiap alat-alat jaringan yang ada.

Dengan aplikasi ini, sobat mampu melakukan percobaan-percobaan dalam membuat sebuah topologi jaringan. Misalnya belajar menghubungkan komputer, ip address, bagaimana cara routing dan lain sebagainya.

Oleh karena itu bagi sobat yang masih pemula dalam hal jaringan, tidak ada salahnya mencoba menggunakan aplikasi ini untuk memahami sedikit tentang topologi sebelum terjun ke dunia nyata nantinya.

Apa sih pentingnya belajar topologi?

Belajar topologi itu sangat-sangat penting, saya akan uraikan alasanya pada artikel ini semampu saya dan sedetail mungkin.

Namun, alangkah baiknya sobat mengetahui terlebih dahulu mengenai jenis-jenis topologi jaringan yang ada pada uraian berikut ini.

Jenis-jenis Topologi Jaringan


Ada sekitar 5 jenis topologi jaringan komputer yang wajib sobat pahami sebelum belajar jaringan lebih dalam lagi.

Ke-5 topologi ini memiliki fungsi, keunggulan, dan kelemahannya masing-masing, sehingga sobat harus benar-benar paham sebelum nantinya praktek secara nyata.

Berikut adalah penjelasan mengenai topologi tersebut :

A. Topologi Bus


Topologi bus merupakan sebuah jaringan yang menghubungkan beberapa komputer hanya menggunakan satu buah kabel saja.

Topologi jenis merupakan jenis topologi yang paling sederhana dari jenis-jenis lainnya karena hanya menggunakan satu kabel tunggal.

Kabel tunggal ini nantinya berperan sebagai penghubung antara komputer client dan server. Skema topologi bus bisa sobat lihat pada gambar berikut ini

Mengapa Topologi Sangat Penting dalam Sebuah Jaringan
Topologi Bus

Jika sobat melihat gambar di atas, dapatkah sobat menerka-nerka apa saja kekurangan dan kelebihan dari penggunaan topologi ini? 

Mungkin salah satu pemikiran sobat sama dengan yang saya berikan di bawah ini : 

Kelebihan Topologi Bus

a. Yang pertama tentu saja hemat kabel.
b. Upgrade sangat mudah tanpa mengganggu workstation lain
c. Layout atau desain pengkabelan yang sangat sederhana.

Kekurangan Topologi Bus

a. Jika kabel pusat atau inti terganggu, maka keseluruhan jaringan akan ikut terganggu.
b. Jalur lalu lintas yang sangat padat sehingga sering terjadi error. 
c. Memerlukan alat tambahan untuk koneksi jarak jauh (repeater) 

Note*: Topologi Bus merupakan skema yang biasa digunakan pada warnet-warnet jaman dulu, dengan 1 buah CPU tunggal pada server. 

B. Topologi Token Ring


Topologi Token Ring adalah sebuah skema atau desain jaringan komputer dimana setiap host ataupun server terhubung dalam bentuk lingkaran.

Perhatikan gambar berikut : 

Mengapa Topologi Sangat Penting dalam Sebuah Jaringan
Topologi Token Ring

Semua host dalam topologi ini memang berhubungan satu sama lain, namun tidak bisa menerima paket data secara serentak.

Misalnya jika komputer 1 ingin mengirim paket data ke komputer 5, maka ia harus melewati komputer 2, 3, dan 4 terlebih dahulu sebelum nantinya akan dikonfirmasi oleh komputer tujuan.

Jenis topologi yang satu ini juga hanya bisa mengirim paket data secara searah saja, misalnya jika dimulai dari kanan maka jalur harus selalu kekanan terus sampai menemukan komputer tujuan.

Kelebihan Topologi Token Ring

1. Dapat menjegah terjadinya tabrakan data, dikarenakan data mengalir secara satu arah.
2. Aliran data dapat mengalir lebih cepat.
3. Dapat melayani alur lalu lintas packet data yang padat.
4. Waktu untuk mengakses packet data menjadi lebih optimal. 

Kekurangan Topologi Token Ring

1. Apabila ada sebuah workstation yang rusak, maka akan mempengaruhi seluruh jaringan.
2. Penambahan dan pengurangan workstation dapat mempengaruhi kinerja jaringan.
3. Pengkonfigurasian ulang yang sulit dan perlu penanganan khusus.
4. Semakin jauh jarak komputer tujuan, semakin banyak pula waktu untuk mengirim data.

C. Topologi Star


Topologi star merupakan skema jaringan yang sudah sangat umum sekali digunakan pada era sekarang ini.

Topologi jenis ini mudah dikenali karena menggunakan sebuah alat bernama switch atau hub sebagai media penghubung antar komputer baik itu server maupun client.

Topologi ini biasanya digunakan dalam jaringan lokal atau LAN (lokal Area Network), seperti pada Lab komputer yang ada di sekolah-sekolah.

Mengapa Topologi Sangat Penting dalam Sebuah Jaringan
Topologi Star

Kabel yang biasa digunakan dalam topologi jenis ini adalah kabel UTP (Unshield Twisted Pair), jadi sobat juga harus paham bagaimana cara membuat kabel utp yang benar. 

Beberapa kelebihan dan kekurangan dari topologi ini antara lain :

Kelebihan Topologi Star

1. Sangat fleksibel karena satu kabel untuk satu komputer.
2. Pemasangan workstation baru yang mudah dan tidak mengganggu workstation lain.
3. Kemudahan dalam cek kesalahan jaringan.
4. Jika ada masalah pada satu komputer, maka komputer yang lain tidak akan terganggu.

Kekurangan Topologi Star

1. Tentu saja sangat boros kabel sehingga perlu biaya yang cukup besar.
2. Juka hub atau switch rusak, maka otomatis jaringan akan rusak total.
3. Perlu penanganan khusus dari ahlinya.

D. Topologi Client-Server


Secara sederhana, Topologi Client-Server adalah sebuah skema jaringan dimana server bertugas mengirim paket data sedangkan client hanya bisa menerima paket data yang dikirim.

Jadi pada jaringan jenis ini tidak diperbolehkan jika sebuah client ingin menjadi server, begitu juga sebaliknya server tidak bisa menjadi client.

Berikut ini adalah gambar Topologi Client-Server secara sederhana : 

Mengapa Topologi Sangat Penting dalam Sebuah Jaringan
Topologi Client-Server

Kelebihan Topologi Client-Server

1. Kontrol yang bersifat terpusat pada komputer server.
2. Server dapat berperan menjadi pusat Backup untuk client.
3. Kemudahan perawatan dengan remote access.
4. Keamanan yang tinggi dengan mengatur hak akses.

Kekurangan Topologi Client-Server

1. Sama seperti topologi star, topologi jenis ini sangat rentan rusak apabila pusatnya terganggu.
2. Biaya pengeluaran yang mahal karena harus menyiapkan sebuah server.
3. Server sering down jika permintaan data terlalu banyak (DDoS). 


E. Topologi Peer to Peer


Topologi jaringan Peer to Peer merupakan skema jaringan yang sangat sederhana karena hanya menghubungkan sebatas dua buah komputer saja dengan media kabel ataupun media lain.

Topologi ini sangat berbeda dengan jenis topologi client-server dimana topologi ini memungkinkan setiap komputer bisa bertugas menjadi server dan client dalam waktu yang bersamaan.

Mengapa Topologi Sangat Penting dalam Sebuah Jaringan
Topologi Peer to Peer

Topologi jenis ini sangat efektif apabila digunakan untuk melakukan transfer file-file besar melalui media kabel dan sangat powerfull digunakan untuk mabar (main bareng) game-game LAN. 

Kelebihan Topologi Peer to Peer

1. Implementasi yang sangat mudah dan sangat sederhana.
2. Biaya kecil, karna tidak butuh server khusus.
3. Setiap komputer memiliki level yang sama, bisa sebagai client dan server.
4. Sangat recomended untuk melakukan transfer file-file besar, karena konektifitas yang tinggi.

Kekurangan Topologi Peer to Peer

1. Hanya sebatas jaringan kecil dimana menghubungkan 2 komputer saja.
2. Tingkat keamanan data yang rendah.
3. Cngkupan wilayah koneksi yang sangat sempit.

Nah, itulah beberapa jenis-jenis topologi jaringan yang harus sobat benar-benar pahami sebagai seorang pelajar IT dan calon seorang Network Engineer handal.

Selanjutnya saya akan membahas mengenai pertanyaan sobat, Mengapa Topologi Sangat Penting dalam Sebuah Jaringan?

Pentingnya Topologi dalam Jaringan


Seperti yang telah saya katakan di atas, topologi adalah suatu hal dasar yang wajib dikuasai oleh setiap orang yang sedang belajar tentang jaringan komputer.

Hal-hal yang membuatnya sangat penting untuk dipelajari akan saya uraikan pada pembahasan di bawah ini : 

1. Mengetahui Perangkat yang Diperlukan

Ada banyak sekali jenis-jenis perangkat keras yang dibutuhkan dalam sebuah jaringan, sobat tentunya sudah mengetahui hal ini.

Di dalam membangun sebuah jaringan, tentunya diperlukan beberapa jenis alat jaringan yang sesuai dengan jenis jaringan yang sedang sobat bangun.

Di sinilah letak fungsi pentingya mengetahui mengenai topologi. Dengan mengetahui topologi yang akan sobat gunakan, sobat akan mudah menentukan apa saja alat atau perangkat yang diperlukan.

Bayangkan jika tidak ada topologi,

Bagaimana cara sobat menentukan perangkat jaringan yang harus sobat beli nantinya. Dengan begini sobat bisa mengetahui biaya yang diperlukan.

2. Mengetahui Jumlah Biaya Pembangunan

Mempelajari topologi sangat penting karena dengan mengetahui skema pembangunan jaringan, sobat secara otomatis bisa memperkirakan berapa biaya yang dibutuhkan.

Seperti yang telah dibahas di atas, sobat telah mengetahui jenis topologi dan bagaimana modelnya. Ada topologi yang biaya pembangunannya murah dan ada pula yang sedikit lebih mahal.

Dengan begitu sobat bisa menyiapkan biaya tersebut untuk membeli alat-alat yang diperlukan, troubleshooting, dan perawatan.

3. Mengetahui Metode Troubleshooting

Troubleshooting adalah sebuah proses untuk memperbaiki koneksi antar jaringan apabila terjadi kerusakan.

Trobleshooting biasanya memakan waktu yang cukup lama dan dilakukan oleh orang-orang yang memang sudah expert pada bidangya.

Nah.. dengan pemahaman mengenai topologi yang sobat gunakan dalam jaringan tersebut, sobat nanti akan bisa memperkirakan metode troubleshooting yang tepat.

Penutup


Itulah beberapa hal yang sekiranya sobat perlu pahami mengenai topologi dan mengapa topologi sangat penting dalam sebuah jaringan. 

Sekali lagi, topologi itu memang sangat dasar sekali dalam jaringan. Namun tetap harus sobat benar-benar pahami karena akan berdampak sangat penting nanti kedepannya.

Sekian dulu untuk artikel kali ini, Terimakasih saya ucapkan kepada para pembaca. Jangan lupa share postingan ini agar admin makin semangat dalam membuat artikel-artikel menarik lainnya.

Terimakasih, Telah berkunjung di PelajarIT. 

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar