}

Dampak Virus Covid-19 Dalam Sektor Teknologi Informasi di Indonesia


Dampak Virus Covid-19 Dalam Sektor Teknologi

Dampak Virus Covid-19 Dalam Sektor Teknologi Informasi – Beberapa waktu yang lalu, dunia dikejutkan dengan kemunculan virus ganas di Wuhan, China.

Virus ini merupakan sebuah virus yang menyerang sistem pernafasan manusia sehingga dapat menyebabkan kematian dalam kurung waktu yang sangat cepat.

Coronavirus atau Covid-19 (2019-nCoV) telah dikonfirmasi menelan korban jiwa hingga ratusan orang di Wuhan, China.

Saat ini pemerintah Indonesia telah mengkonfirmasi bahwa virus berbahaya ini telah berhasil masuk ke Negara Indonesia, dengan jumlah kasus positif hingga 21 kasus.

Hal ini menyebabkan seluruh lapisan masyarakat yang ada di Indonesia mengalami kepanikan yang sangat luar biasa.

Tak terkecuali di pulau Lombok yang merupakan tempat tinggal Admin sekaligus tempat Admin saat ini sedang menimba ilmu di bangku perkuliahan.

Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. selaku gubernur provinsi Nusa Tenggara Barat telah menghimbau masyarakat untuk terus siaga dan berusaha untuk tidak melakukan hal-hal yang memicu terjadinya serangan virus covid-19.

Dampak Virus Covid-19 Dalam Sektor Teknologi Informasi


Salah satu cara untuk menghindari virus ini adalah dengan sebisa mungkin untuk menghindari kerumunan-kerumunan orang dan menghindari kontak berlebihan secara langsung.

Hal ini memberikan dampak terhadap proses belajar mengajar yang ada di sekolah-sekolah maupun Universitas.

Rabu 18 Maret 2020, pihak Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) yang merupakan tempat Admin kuliah, mengeluarkan sebuah surat resmi :

Dampak Virus Covid-19 Dalam Sektor Teknologi
Isi surat tersebut adalah informasi kepada seluruh mahasiswa bahwa tidak ada pertemuan yang dilaksanakan secara tatap muka sampai akhir Maret mendatang.
Seluruh aktivitas perkuliahan dilakukan secara daring atau online dengan media-media yang sudah ada.
Tujuan dilakukannya hal ini adalah tentu saja untuk menghindari dampak virus Covid-19 yang semakin parah.
Setelah Admin selidiki lebih lanjut, ternyata seluruh kampus dan sekolah-sekolah yang ada di NTB juga terpaksa meliburkan siswa-siswanya selama 2 minggu kedepan.
Keterkaitannya dengan Teknologi Informasi, virus Covid-19 sejauh ini telah berhasil merubah sistem pendidikan yang semulanya harus tatap muka, kini hanya bisa dilakukan secara online (E-Learning).
Belajar mengajar dengan metode e-learning merupakan satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk memperkecil dampak dari penyebaran virus Corona.
Admin merasa kurang setuju dengan metode belajar secara daring seperti ini, karena metode belajar secara online masih banyak kekurangan jika dibandingkan dengan tatap muka.
Beberapa diantaranya adalah :
1. Kendala Koneksi Internet
Karena disini proses belajar mengajar dilakukan secara online, tentu saja setiap mahasiswa harus memiliki jaringan internet yang kuat dan stabil.
Admin sendiri berfikir hal ini tidak akan berjalan lancar selama dua minggu kedepannya karena masih banyak daerah-daerah di pulau Lombok yang memang masih belum terjamah oleh koneksi internet yang baik.

2. Kesadaran Belajar Mahasiswa Menurun
Sobat pasti tahu, tidak semua mahasiswa itu memiliki minat belajar yang tinggi. Ada beberapa tipe orang yang memang memerlukan dorongan yang besar untuk belajar.
Nah jika metode belajar diubah menjadi online seperti ini, pasti mereka lebih memilih untuk melakukan hal-hal yang lebih menyenangkan seperti main game online, browsing, ataupun nonton youtube.
Jadi proses belajar-mengajar tidak akan bisa se-efektif belajar secara tatap muka langsung di dalam satu ruangan.

3. Susahnya Memahami Materi

Ada beberapa orang yang memang harus dijelaskan secara langsung oleh ahlinya untuk mengerti akan suatu hal baru.
Contohnya Admin sendiri, rasanya Admin sangat susah dalam mempelajari suatu hal tanpa ada bimbingan secara langsung dari seorang ahli di bidang tersebut.
Jadi, belajar secara online seperti ini pasti akan membuat Admin sangat kesusahan dalam menyerah materi pelajaran nantinya.

Penutup

Itulah beberapa hal yang bisa Admin tulis mengenai Dampak Virus Covid-19 Dalam Sektor Teknologi Informasi.

Kita sebagai manusia yang lemah hanya bisa berserah diri dan berdo’a kepada tuhan yang Maha Esa agar diberikan pertolongan dari ancaman virus mematikan ini.

Sekian dulu untuk artikel kali ini, Admin berharap artikel ini memberikan manfaat bagi sobat para pembaca sekalian.

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel dari PelajarIT.

You May Also Like

About the Author: pelajaritgosultan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *